Rabu, 28 September 2016

fitnaah ahir jaman

                                             FITNAH AHIR JAMAN 

                                        SOSOK KEMUNCULAN DAJJAL

 ASSALAMUALAIKUM WR.WB.......................................

kita tau bahwa Nabi Muhammad S.A.W pernah bersabda tentang hari kiamat .?

 kiamat tidak akan terjadi sebekum muncul 10 tanda :..............

1.Imam mahdi

2.Dajjal

3.Nabi Isa A.S

4.Ya'jud dan ma'juj

5.Matahari terbit dari barat

6.Gempa di tanah arab

7.Asap/Dukhan

8.Dabbah/Binatang malata

9.Matahari terbit dari barat

10.Api yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya manusia

Dari 10 tanda tersebut adalah kemunculan sosok dajjal.?  rasul bersabda :

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ صَحِبْتُ ابْنَ صَائِدٍ إِلَى مَكَّةَ فَقَالَ لِي أَمَا قَدْ لَقِيتُ مِنْ النَّاسِ يَزْعُمُونَ أَنِّي الدَّجَّالُ أَلَسْتَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ لَا يُولَدُ لَهُ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَقَدْ وُلِدَ لِي أَوَلَيْسَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَدْخُلُ الْمَدِينَةَ وَلَا مَكَّةَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَقَدْ وُلِدْتُ بِالْمَدِينَةِ وَهَذَا أَنَا أُرِيدُ مَكَّةَ قَالَ ثُمَّ قَالَ لِي فِي آخِرِ قَوْلِهِ أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُ مَوْلِدَهُ وَمَكَانَهُ وَأَيْنَ هُوَ قَالَ فَلَبَسَنِي
Dari Abu Said Al-Khudri RA, ia berkata: Aku menemani Ibnu Shaid pergi ke Mekah, ia berkata kepadaku: Aku telah bertemu dengan beberapa orang yang menganggap bahwa aku adalah seorang Dajjal. Apakah kamu pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Dajjal itu tidak mempunyai anak. Aku jawab: Ya! Ia berkata lagi: Dan aku telah mempunyai anak. Bukankah kamu telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Dajjal itu tidak akan memasuki Madinah dan Mekah. Aku menjawab: Ya! Ia berkata lagi: Dan aku telah dilahirkan di Madinah dan sekarang aku sedang menuju ke Mekah. Kemudian di akhir pertanyaannya dia berkata kepadaku: Demi Allah, sesungguhnya aku tahu waktu kelahirannya, tempatnya dan di mana dia. Ia berkata: Ia telah mengaburkanku tentang perkara itu. (HR Muslim) Dalam hadits lain, Rasulullah menerangkan mengenai Dajjal ini yang artinya: “Sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal seorang laki-laki pendek…” [HR. Ahmad 23144, Abu Dawud 4320]


Dari sabda nabi tersebut: dajjal sejak bayi pun sudah menyebarkan fitnah untuk ke 2 orang tuanya.
hingga pada saat dajjal lahir dajjal tak pernah menyusu kepada ibunya. hingga asi di dalam tubuh ibu dajjal menjadi racun dan membunuh ibunya .
LALU YANG KE 2.?
Adapun kesialan yang dibawa Dajjal bagi ayahnya ialah setelah kira-kira selama 4 tahuN. Dajjal hanya diam dan tidur saja sejak kelahirannya. Pada suatu malam anak itu bergerak merangkak seperti balita. Ia berjalan ke arah patung-patung berhala kemudian tidur di sisi patung itu. Sang ayah pun bangun keesokan harinya dan mendapati anaknya tertidur di pangkuan patung Tuhan mereka. Ia mencoba memahami apa yang terjadi, kemudian ayahnya memanggil tetangganya dan berita itu menyebar luas, penduduk sekitar berbondong bondong datang untuk menyaksikan hal tersebut, kemudian hakim kota mendengar dan ingin memiliki anak itu yang dianggap dapat membawa keberkahan. Maka diutusnya mata-mata untuk membuat siasat, maka dihadapkannyalah ayah Dajjal kepada hakim kota dan dipaksanya untuk mengaku bahwa kabar berita itu adalah hasil rekayasa dirinya semata, karena itu ayah Dajjal dipaksa untuk mengaku bahwa dirinyalah yang telah mengangkat anaknya dan menaruhnya dipangkuan patung sapi tersebut. Karena ayah Dajjal menyangkal tuduhan itu, ia dipenjara dan disiksa. Sementara Dajjal ambil oleh hakim kota dan dirawat dalam istana.
Dalam menghadapi siksa di dalam penjara rupanya ayah Dajjal tidak kuat lagi maka terpaksa ia mengakui kebohongan itu, setelah ia mengaku Ayah Dajjal itu di usir. Maka tinggalah ia sebatang kara karena anaknya telah disita oleh tuan Hakim kota. Dalam keterasingannya itu maka meninggalah ayah Dajjal dalam penderitaannya.
Namun semua riwayat ini tidah shahih, lantas kewajiban kita sebagai umat Muslim adalah menetapkan perkara ghaib berdasarkan hadist-hadist yang shahih.
Setelah berada di dalam istana selama kira-kira 1 tahun 1 bulan, penduduk itu dilanda bencana dalam kegelapan. Allah Subhanahu w Ta’ala telah memusnahkan negeri itu dan Ia memerintahkan Jibril menyelamatkan anak itu dan membawanya ke sebuah pulau terpencil yang terletak disuatu lautan luas yang disebut laut Yaman. Pulau yang didiami oleh Dajjal dikenal dengan nama Jazirah ats-tus’ban ar-Rahib wa ad-dabbah al-halba’ yakni sebuah pulau yang terdapat ular mengerikan dan hewan berbulu tebal. Hewan melata yang berbulu lebat inilah yang telah menjaganya selama Dajjal mendiami pulau itu. Hewan ini disebut sebagai al-Jassasah. Pulau itu berukuran kecil, bagaikan tumpukkan bebatuan. Pulau itu terpisah dari gugusan pulau-pulau yang banyak jumlahnya. Dan Dajjal sepanjang hari sepanjang tahun selalu tidur layaknya penghuni gua. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
“Hai Jibril! Anak itu adalah hamba-Ku. Tetapi di akhir zaman ia akan mengaku sebagai Tuhan yang di sembah di muka bumi. Aku akan mengutus hamba-Ku yang lain untuk menyiksanya dengan siksaan pedih dan akan membunuhnya pada suatu saat tertentu yang tidak akan di ingkari oleh hamba-Ku. Orang tersebut adalah seorang Nabi yang diutus pada suatu masa dan ia menjadi wali tanpa wahyu pada menjelang akhir zaman.” (HR. Alim Haidar bin ‘Arif Billah ‘Abdullah bin Salam bin Syar).
Riwayat tersebut tidak ada asal usulnya secara jelas, maka dari itu kita sebagai umat Muslim tidak boleh meyakininya. Lalu setelah Dajjal dilahirkan, berapa lamakah dia akan hidup? Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Ia akan tinggal selama empat puluh hari. Hari yang pertama seperti setahun dan hari berikutnya seperti sebulan dan hari ketiga seperti seminggu. Kemudian hari yang masil tinggal lagi adalah sama seperti hari yang biasA.
 SEKIAN DULU ARTIKEL SAYA ......
WASSALAMUAILAIKUM WR.WB...................................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar